The day when you walk away

 

Selangkah demi selangkah, kau berjalan menjauh

Menyisakan kehampaan yang tak berkawan

Detik demi detik, waktu berputar

Membawa kesempatan berlalu bersamanya

Saat kau beranjak pergi

Mengapakah aku tak bisa mengejarmu?

Padahal aku ingin memintamu untuk tetap tinggal bersamaku

Padahal jiwaku bagai rerumputan yang kering di musim kemarau tanpamu

Jangan pergi…

Aku ingat mengucapkan kalimat tersebut

Aku ingat sempat menengok kearah mana kau pergi

Tapi kau tak berhenti, bayanganmu memudar ditelan kabut yang bersarang di mataku

Kau tak lagi menengok ke belakang. Di tempat aku menunggumu penuh harap

Lalu aku sadar, ternyata, ucapanku barusan sudah di telan angin, hingga kau tak mendengarnya, kau tak merasakannya

Disana.

Hanya bayanganmu yang tak mampu di renggut oleh sang waktu

Selamanya bersemayam di hatiku

Bagai hantu yang mengikuti kemanapun diriku pergi

Disana.

Dalam diam, sunyi dan sepi, aku menunggumu

Tapi kau tak kembali.

Sementara aku masih disini.

Dengan hati terluka.

Menangisi kepergianmu.

Tanpa berharap kau kembali lagi…

 

Walpaper [0.2]

-I don’t own this picture/walpaper. I shared it just for fun. You can used this for your blog walpaper-

Continue reading “Walpaper [0.2]”