Tidak pernah benar-benar mendengarkan

Langit itu tinggi

Sesungguhnya Langit selalu menunjukkan betapa tingginya ia

Alasan kita tak pernah mendengarnya mengucapkan hal tersebut

Adalah karena Langit tidak bicara dengan bahasa manusia

Kenyataannya Langit senantiasa mengingatkan betapa tinggi dirinya

Ia buktikan dengan rintik dan rinai hujan

Ia tetapkan bersama bisikan angin yang bertalu-talu

Alasan kita tak menyadarinya mungkin karena kita tak peka

Atau memang tak ingin belajar untuk pernah benar-benar mendengarkan

Gemuruh di sudut kosong

bg

Entah sejak kapan semua itu di mulai

Ketika sadar dari keterlamunan panjangnya

Hujan sedang bergemuruh

Angin riuh bersahut-sahutan menghantam apa saja yang mampu mereka raih

Dengan kilat terurai membelah langit, dengan cahaya yang dapat menciutkan hati siapa saja

Gemuruh itu bersarang

Di sudut ruang kosong dalam hatinya