Hujan bulan Juni

Setahun telah berlalu sejak itu. Namun hujan di tahun kemarin selalu membekas di hatinya. Ketika itulah hidupnya yang dipenuhi kabut kebohongan terselamatkan untuk pertama kalinya. Pada hujan di penghujung Juni, ia akhirnya menyadari bahwa perlahan luka yang menoreh hati berangsur pulih.

Seseorang menggenggam jemarinya, erat, hangat, dan banyak cinta mengalir naik dari saraf-saraf di antara jari-jemarinya. Ia menoleh, memandang pria berkemeja hitam yang duduk di balik kemudi mobil di sisinya.

Continue reading “Hujan bulan Juni”