Begini Saja.

https://goetary.files.wordpress.com/2015/10/tumblr_laafryo1so1qcsk7wo1_500_large.jpg

Aku tak berlari supaya kau mengejarku. Sungguh. Kutahu itu melelahkan.

Aku pergi, karena keberadaanku tak membawa kebaikan apapun dalam hidupmu.

Dan aku menyadari setelah kau benar-benar telah berpaling. Ternyata, pertengkaran kita, masalah yang datang bertubi-tubi, rasa lelah untuk tetap bertahan dengan keyakinan yang makin menipis, tak sebanding dengan rasa sakit yang kini mengeram di dadaku.

Tapi aku tak ingin kita kembali menoleh ke belakang. Untuk kembali mengingat masa lalu yang semestinya kita tinggalkan.

Aku ingin kau hidup dengan baik. Inginnya kebahagiaan itu berasal dariku. Namun kusadari justru akulah penyebab utama ketidakbahagiaanmu.

Mungkin jarak telah mengambil keyakinan yang tersisa dariku atas dirimu. Aku menyesali semua sikapku padamu. Yang membuatmu sedih dan terluka. Yang selama ini tak kusadari.

Kuharap permintaan maaf cukup untuk merubah kenyataan. Tapi aku tak akan sesombong itu. Aku yakin, jika memang ini akhirnya maka inilah yang terbaik bagi kita berdua. Terutama karena aku tak mampu berjanji untuk tidak pernah melukaimu lagi.

Forget

girl-heart-boy-photography-art-inspire-fashion-cute-love-heart-stylish-color-kid-sexy-flower-2279images.blogspot.com

-The only way to forget something, is keep remember it” – Unknow

Would you believe?

If I said I love you

Would you truly understand?

Can you believe?

If I give you all my heart

Would you keep it?

Can you hold my hands and never let it go?

Please don’t

Don’t hate me. Don’t regret me. Don’t even forget me.

Please?

One reason to stay

One day you will walk away

As nothing ever happen

My heart will broken again and finally nothing more left for me

And I have to let you go

But, even if I know that day would come

Even if I have a million reason to leave

I’d still look for one to stay

Someday…

I will learn how to forgive you

Someday…

And when that day comes

I promise, I’m ready to forget you

The Same Feeling

Perasaan Yang Sama

 

Mungkin kamu lupa.

Tapi tidak demikian denganku.

Setiap detail, setiap pertemuan dan ekspresi wajahmu masih jelas di pikiranku.

Caramu perlakukanku. Bagaimana kau menjauh tanpa alasan dan pergi tanpa pamit. Semua itu masih terekam jelas di ingatanku.

Bagaimana mungkin aku melupakannya?

Ketika itu aku menghabiskan literan air mata sejak kepergianmu.

Masih sakit di sudut hatiku.

Tapi kadang, aku justru tak dapat merasakan apa-apa.

Lalu kini kau kembali. Seolah tak pernah terjadi apa-apa.

Seakan hal yang telah lalu sudah kau lupakan. Bahkan hanya sekilas mimpi.