Hujan bulan Juni

​Inggit terjaga sesaat sebelum matahari terbangun dari tidur panjangnya. Langit masih cukup gelap di luar, namun garis-garis cahaya mulai menembus tirai tipis jendela kamar.
Semalaman sangat sulit baginya untuk bisa tidur, dan ketika akhirnya ia bisa memejamkan mata, itu pun hanya sebentar. Dengkuran halus pria di sampingnya tak mampu menenangkan tidurnya. 

Terpekur ia memandangi wajah tampan pria itu, merasakan dadanya mulai penuh oleh emosi. Betapa ia bahagia saat ini, namun juga sangat sedih. 

Inggit tak mau mengakui kegundahannya pada pria itu, ia tak ingin merusak semua kebahagiaan hanya dengan satu pernyataan egois yang sejak lama berputar-putar di otaknya sampai membuatnya pening bukan kepalang.

Melihat tenang lelaki itu dalam tidurnya, ia memutuskan untuk menikmati setiap jengkal napasnya. Inggit kembali masuk dalam selimut, menopangkan pipinya pada kedua tangan di atas bantal. Rasanya ingin sekali mencium bibir pria itu, namun ia terlalu takut membuatnya terbangun. Memandangi wajah rupawannya, tanpa sadar ia pulas seiring meningginya matahari di luar.

Goetary

Hujan bulan Juni

Percayakah jika kubilang, Orang mati bisa tetap hidup dalam mimpi orang lain? Seperti pada malam-malam setelah kepergiannya, dia, masih ada. Dalam mimpi yang terasa begitu nyata. Seolah dia benar-benar masih disini.

“Percaya gak?”
Sebelah kening lelaki itu terangkat mendengar satu kalimat pendek yang selalu menjadi ciri khas tiap kali perempuan cantik di hadapannya ingin mengatakan sesuatu. Seakan apa-apa yang ingin dikatakannya sudah lebih dulu keluar dari bibirnya, atau bisa saja ia berpikir dengan mengatakannya mendadak orang tau apa yang sedang ia pikirkan. 

Tapi seperti biasa dirinya tak sedang ingin berdebat. Lagipula baginya hal kecil seperti itu adalah salah satu daya tarik wanita itu.

“Percaya soal apa?” tanyanya tampak berminat.

Wanita berambut sebahu itu tersenyum membalas ketertarikan yang ditujukan untuk dirinya. Ia berdeham supaya terlihat serius. Atau supaya terlihat pintar di depan pria menarik itu.

“Kamu pernah gak, gak bisa tidur waktu malam padahal udah ngantuk banget?” pria itu mengangguk dan dia segera merebut kesempatan itu untuk melanjutkan ucapannya.

“Jadi, saat kita gak bisa tidur waktu malam padahal udah ngantuk banget itu sebenernya bukan karena hal gaib atau semacamnya. Tapi karena kita hidup di saat itu dalam mimpi seseorang.”

Mendadak terlihat antusias, lelaki itu bertanya, “O ya?”

Wanita itu mengangguk cepat. “Seperti ada kontak batin di antara dua orang, tapi mereka gak sadar. Sering dengar soal kekuatan pikiran kan? Dimana ketika kita memusatkan pikiran pada suatu hal dan itu bisa terjadi. Beda tapi cukup mirip,” ia mengakhiri penjelasannya dengan tampang sok tau. “Percaya gak?” tanyanya kemudian.

Senyum kembali mengukir pipinya, lelaki itu lalu mengangguk. “Aku percaya…”

Hujan bulan Juni

true love has a habit of coming back

98104-they-come-they-go-they-come-back

Lirih terdengar isak tertahan, serta nafas yang bergetar, ketika akhirnya lelaki itu bersuara. “Aku kembali.”

Hujan serentak bergemuruh bersama angin yang marah. Pepohonan miring kian kemari, dunia bergolak seiring keyakinan yang dimilikinya runtuh satu-persatu. Merebut yang paling berarti, yang juga menjadi satu-satunya pegangan yang ia punya sejak hari di mana dunia memaksanya menghadapi kenyataan dan menjadi orang lain. Berpura-pura bahagia ternyata tidak lebih menyiksa, daripada menyaksikan hidup mempermainkannya seperti angin bermain di antara celah pepohonan, menyiksa mereka karena harus bertahan hidup supaya tak tumbang di tengah badai.

-Goetary-

THE ZODIAC #2

Author: Gita Oetary as Goetary

Cast: Krystal Jung [F(x)], Kim Jong In [EXO], Han Seung Yun [LUNAFLY]

Genre: Romance, Angst

Rating: PG+17 (adegan yang tidak cocok untuk anak di bawah umur, sebaiknya berada dalam pengawasan orang tua), Teen Adult

Length: Two Shoot, Stand Alone

Before Story: Painfully Loving You [Yaoi], Once Upon A Time [Shonen-Ai, Straight], The Zodiac 1/2 [Straight]

Note: sebenernya kecewa banget dengan respon dari part 1 the zodiac, lebih-lebih karena sebelumnya di once upon a time respon yang saya terima sangat menyenangkan. Tapi apa boleh buat, kekecewaan cuma bisa dipendam aja 😥 walau begitu saya kembali membawa bagian kedua. Semoga kali ini saya bisa mendapat sedikit apresiasi dari para readers, tanpa kalian apa artinya saya berkarya, ya kan?

 the zodiac

 2013 present

Copyright&Crossposting by Goetary

With all standard disclaimer applied

T H E   Z O D I A C

 

Continue reading “THE ZODIAC #2”

The Switch (Tertukar)

Tittle                    :               The Switch (Tertukar)

Author                 :               Sandra Brown

Genre                   :               Suspense

Penerbit              :               Gramedia

Size                       :               11 x 18 cm

Release                :               2000

Characters          :               Gillian Lloyd, Melina Lloyd, Chief Hart, Jem Hennings

Setting                 :               United States (Dallas, Texas, New Mexico)

Status            :           Read

Buy Date             :               August 08, 2009

 

Sinopsis:

Pernahkah terbayang bahwa kematian akan datang secara brutal?

Pernahkah terbayang bahwa seseorang dijelang maut karena si eksekutor salah membunuh?

Itulah yang dialami oleh Gillian dan Melina, kembar identik dari Dallas. Malam itu, keduanya setuju bertukar tempat. Gillian menggantikan tugas Mellina sebagai media escort, untuk menemani Kolonel Hart, astronot NASA terkenal. Namun keesokan paginya, Gillian ditemukan tewas di rumahnya. Ia dibunuh dengan sangat brutal. Di dinding kamar, dengan darah Gillian sendiri, si pembunuh mengejeknya sebagai pelacur karena berkencan dengan astronot blasteran Indian itu.

Melina shock, seharusnya dia yang mati, karena Gillian hanya menggantikan tugasnya. Karena itu dia bertekad mengungkap kasus ini dan mencari motivasi di baliknya. Bersama Kolonel Hart, ia menekuni jejak si pembunuh, sementara korban-korban terus berjatuhan di belakang mereka.

Penyelidikan itu mengantar Hart dan Melina ke ministry pimpinan Brother Gabriel, pengkhotbah tampan yang memiliki jemaat di hampir seluruh pelosok negeri, bahkan hingga ke luar negeri. Mampukah keduanya menembus kuil yang dijaga ketat dengan peralatan canggih tersebut? Mampukah Melina menemukan hubungan antara kematian saudara kembarnya dan apa yang sebetulnya terjadi di balik dinding ministry Brother Gabriel?

Continue reading “The Switch (Tertukar)”