I wont talk anymore

I should know how to shut my mouth -_-

Ada banyak sekali orang diluar sana yang sedang berusaha untuk menjatuhkan kita. Aku, kamu dan dia termasuk juga diantaranya.

Mau sembunyi dimana?

Mau kabur kemana?

Diam bukan berarti kalah. Mengalah bukan berarti lemah.

Lebih banyak bicara tidak membuat semuanya membaik. Malah membuat hal-hal sepele menjadi buruk.

Mengapa aku harus menaruh dendam pada orang tak penting sepertimu?

Mengapa aku harus membencimu?

Kau bukan siapa-siapa bagiku. Aku tak seharusnya menjadi sesuatu untukmu.

Aku seharusnya tersenyum saat semua perbuatanku menjadi kesalahan di mata orang banyak.

Aku seharusnya bersabar saat orang-orang marah padaku.

Aku seharusnya bersyukur meskipun tak ada yang mengerti diriku.

Karena tak ada tempat bersembunyi. Karena tak ada tempat untuk melarikan diri.

Karena aku cuma satu-satunya. Dan bukankah penciptaku lebih tahu mengapa aku dilahirkan?

Kalau kehadiranku untuk menjadi orang yang suka ikut campur. Kalau kehadiranku untuk menjadi orang yang membuat mereka tak tenang. Toh setidaknya aku berguna 😛

PS: I don’t care!

[News] Tony Ahn, “Tak Seorangpun Peduli dengan Musik Saya.. Apakah Saya Harus Berhenti?”

Penyanyi Tony Ahn mengungkapkan bahwa dia memikirkan tentang pengunduran dirinya sebagai seorang penyanyi.

Di episode KBS 2TV ‘Story Show Do Dream’ yang akan ditayangkan pada 7 April, Tony akan tampil dan memyampaikan pengakuan, Continue reading “[News] Tony Ahn, “Tak Seorangpun Peduli dengan Musik Saya.. Apakah Saya Harus Berhenti?””

[Lyrics] H.O.T. Line Up!

Line Up! Continue reading “[Lyrics] H.O.T. Line Up!”

Love To Say GoodBye // OS

Dosakah aku jika terlalu mencintaimu?

Aku tak meminta perasaan seperti ini tumbuh di hatiku. Namun, kenyataannya Tuhan malah mempercayaiku untuk menerimanya.

Jadi, jika mencintaimu itu salah, apakah Tuhan sudah membuat kekeliruan?

Sungmin Oppa, jawab aku…

Sungmin Oppa

  Continue reading “Love To Say GoodBye // OS”

Love Encore

Aku benci diriku yang selalu disakiti dan di tinggal pergi.

Benci diriku yang selalu terlalu mencintai hingga saat akhirnya di sakiti yang tertinggal dan berbekas hanyalah luka yang tak mungkin sembuh.

Pada akhirnya, yang menanggung semua penderitaan itu adalah aku sendiri.

Dimana ucapan-ucapan itu kudengar?

Continue reading “Love Encore”

Sorrowfull Goodbye

Apa kau tahu bagaimana perasaanku?

 

Ketika perih hati tak berujung

Ketika asa tak berbalas

 

Aku mungkin menangis

Karena hanya itu yang dapat di lakukan

Namun sakit yang merajalela menghapus seluruh air mata yang tersisa

 

Saat diriku berjuang untuk tetap tegar menghadapi hari esok dari harapan akan janji yang kau buat. Rasanya sedih, kerap kali hanya menemukan kekosongan di belakang.

 

Berkali-kali ribuan jarum menghujam ulu hati akibat ulahmu

Tapi mengapa aku masih tetap mencintaimu?

 

Kalau ku kira kau bisa menjaga hatiku, kini kusadar bahwa semua itu keliru

 

Kata-kata yang kuyakini benar

Tak ada yang kusesali

Walau dirimu berubah

Walau kau tak lagi ingat

 

Mungkin, layaknya luka yang tak bisa hilang. Janji pun ada yang di takdirkan untuk tak di tepati. Pada akhirnya ketika kupikir semua pasti akan baik-baik saja, kenyataan malah berkata lain.

Waktu berlalu, orang berubah. Sementara kita terperangkap dalam pusaran hidup yang membelenggu, selalu. Selamanya…

 

P.S : Even though i said i had already forgotten

I still can’t forget you…

LAST YEAR // 01

One Last Year
The Story Has Just Begun
YunJae

Setahun.
Dua tahun… Itu saja cukup untuk menjadikanmu berarti…
Dihatiku…
Dihatimu…

Yunho masih berdiri diam menatapi lampu kota yang berwarna-warni dari kaca transparant, masih di tempat yang sama ketika Jejung meninggalkannya.
Pikirannya berkecamuk oleh banyak hal dan terutama tentang kepergian Jejung yang mungkin untuk selamanya. Titik-titik air hujan menempel di kaca di depannya, samar-samar Yunho dapat melihat bayangannya sendiri.
Ia tidak terlihat gembira, kekosongan di belakangnya seakan dapat menelannya sewaktu-waktu. Yunho termenung memandangi pantulan dirinya, sesuatu yang hangat merembes membasahi pipinya dan bayangan dirinya menunjukkan kalau ia sedang menangis tersedu-sedu. Continue reading “LAST YEAR // 01”