Hujan bulan Juni

bc29a2c1499eae8b960aeea0f18995ce

“Abang sudah pergi, Mbak.” Begitu isi pesan Blackberry Messengger-nya.

Pada hari itu, ketika kabar kematian kekasih hatinya sampai kepadanya. Dia tidak menangis. Dia pikir, itu terjadi karena ia memang sudah siap untuk merelakan. Hingga keesokan harinya. Ketika akhirnya, entah bagaimana, ia mulai tersadar. Bahwa kali ini, kepergian lelaki itu adalah untuk yang terakhir, dan untuk selamanya.

Kali terakhir lelaki itu pamit, ia masih bisa mendengar suaranya lewat sambungan telefon. Terakhir kali lelaki itu memutuskan hubungan karena marah padanya, ia masih bisa meminta maaf dan berbaikan. Terakhir kali mereka berpisah, lelaki itu masih sering menghubunginya walau tidak bisa bertemu muka.

Maka meskipun telah berkali-kali ditinggalkan. Ia yakin lelaki itu tidak pernah benar-benar pergi. Dan hari ini, setelah seharian kemarin berlalu biasa saja. Ketika Ia mulai memikirkannya. Ketika ia meresapi rasa kehilangan yang mulai mengosongkan hatinya. Tak kuasa air mata serta-merta memenuhi penglihatannya.

Continue reading “Hujan bulan Juni”

Hidup setelah mati

image

Namun tak ada yang lebih hidup,
Dari kematian itu sendiri.