Masalahnya tetap sama

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Masalahnya adalah…

Kau bilang, kau lelah jatuh cinta.

Tapi kau selalu kembali jatuh cinta.

Untuk alasan yang sama.

Alasan yang sama yang membuatmu jatuh cinta itu, Tuan.

Akan kembali menjadi alasan yang sama ia pergi.

Jangan percaya kalau saya bilang Asuransi itu penting untuk Anda. Karena asuransi sebenarnya bukan surat berharga.

ayah terima kasih karena selalu ada

Kenapa harus mikir panjang untuk mempersiapkan yang terbaik bagi masa depan Anda dan keluarga? Mengapa harus dipikir-pikir dulu sampai menemukan alasan untuk tidak melakukan persiapan itu sama sekali?

Jangan tunggu sampai terlambat. Meskipun tidak ada kata terlambat dalam mengerjakan kebaikan di dunia ini, tetap saja, untuk hal-hal tertentu, seperti mempersiapkan dana darurat, persiapan masa tua bahkan pendidikan anak akan sangat terlambat jika tidak dimulai sejak sekarang.

Asuransi tidak penting. Gak punya asuransi orang bisa tetap hidup, bisa tetap makan, bisa tetap tidur nyenyak saat malam, bisa tetap jalan-jalan ke luar negri tanpa khawatir. Memang asuransi sama sekali tidak penting.

View original post 1,115 more words

View on Path

View on Path

View on Path

tak pernah cukup

hujan bulan juni

Hatimu terbuat dari apa? Sulit sekali meluluhkannya…

Akhir-akhir ini aku sering mendengar ucapan itu datang dari berbagai macam orang. Mulai dari orang yang sudah lama kukenal, yang baru kukenal, hingga yang tidak kukenal. Bagi mereka aku mungkin nampak seperti alien. Orang asing, yang hatinya tidak terbuat dari gumpalan darah melainkan arus listrik yang tak bernyawa.

Tapi Tuan, kau tak perlu menanyakan hal yang sama kepadaku. Kau tau hatiku selalu, dan selalu mudah untuk kau selami.

Kau hanya perlu bertanya, siapa yang kuinginkan. Dan jawabannya pasti akan segera kau dengar, meluncur mulus tanpa pembatas dari bibirku yang gemetar.

Masalahnya adalah… aku tak pernah cukup bagimu.

Masih menanti janjimu

hujan bulan juni

-Sayang, kau tak perlu mencariku. Biarkan aku yang menemukanmu.-

Begitu katamu di penghujung waktu itu Tuan. Saat itu, bisa dibilang hatiku berbunga. Bunga yang tumbuh di hatiku yang telah lama merana ini adalah Mawar merah yang wangi sekali, namun durinya panjang, tajam dan merobek kulit.

Aku melihat sosokmu datang membawa sekotak besar harapan, mimpi, dan berjuta janji manis. Sesaat senyum merekah di dadaku, sakitnya tergores mawar berduri tidak lagi begitu penting. Tak ada yang lebih penting selain dirimu.

Tapi lalu dari belakangmu sesosok bayang mulai nampak semakin nyata. Kau tidak sendiri. Kau bersamanya…

Tuan, kau bilang akan datang mencariku. Kau janji akan menemukanku. Tapi mengapa gerangan kau membawa serta wanita itu. Lalu bagaimana denganku…