Andai cinta menguatkannya, seperti yang dilakukannya pada orang lain

Sudah barang tentu ia tak akan pernah memilih untuk hidup sendiri

Tapi kenyataannya, setiap yang ia panggil cinta selalu senantiasa membuatnya lemah tak berdaya

Cinta mungkin saja menyenangkan

Mungkin saja melegakan memilikinya di akhir hari-hari yang penat dan menyesakkan

Tapi cinta tak serta-merta menambah kekuatannya

Yang terjadi justru sebaliknya

Sebabnya di malam sunyi terutama seperti saat ini, dengan wajah separuh terbenam di atas bantal yang basah oleh kesepian. Ia tak kuasa berbisik…

“Tuan… kumohon. Jangan kau pernah kembali lagi.”

-Hujan Bulan Juni-

Aku lelah tuan…

Bagaimana caramu menyampaikan

Bahwa kau ingin terlepas dari belenggu yang menyiksa jiwa itu

Jika satu kata darinya saja sudah mampu menarikmu ke dalam dimensi waktu yang hanya ada dirinya seorang

 

Tuan, aku lelah…

Jangan menggangguku lagi.

Ternyata aku…

ternyata-masih-sama

Jadi tahun tahun yang lalu kembali

Dan mendadak aku sadar

Ternyata aku masih sama

Tak ada yang berubah

Tak perduli sekeras apa aku ingin

Ternyata aku masih sama

Tidak pernah benar-benar mendengarkan

Langit itu tinggi

Sesungguhnya Langit selalu menunjukkan betapa tingginya ia

Alasan kita tak pernah mendengarnya mengucapkan hal tersebut

Adalah karena Langit tidak bicara dengan bahasa manusia

Kenyataannya Langit senantiasa mengingatkan betapa tinggi dirinya

Ia buktikan dengan rintik dan rinai hujan

Ia tetapkan bersama bisikan angin yang bertalu-talu

Alasan kita tak menyadarinya mungkin karena kita tak peka

Atau memang tak ingin belajar untuk pernah benar-benar mendengarkan

Seharusnya tidak lagi

Aku seharusnya tidak merindukanmu malam ini

Tapi rindu menelusup dalam hati, sekali saja mengetuk dadaku dan mendadak seluruh pikiranku diisi oleh namamu

Setiap celah hatiku terus membayang wajahmu

Lalu tangan dan bibirku kembali mengingat rasamu

Begitu saja…

Tidak lebih dari rasa suka yang ringkih

Aku tak percaya dengan kata orang bahwa cinta sejati tidak memudar

Yakin dan percaya bukan cinta yang membuat pasangan tua bertahan dalam susah senangnya hidup bersama

Tapi karena rasa terbiasa

Terbiasa hidup bersama

Terbiasa bercanda berdua

Terbiasa bertengkar lalu berbaikan

Terbiasa ada satu dan yang lainnya

Tapi cinta tidak abadi

Dia sama seperti rasa suka yang ringkih

Yang hangatnya hanya seperti sekelebat asap rokok mengepul memerih di mata

…tidak lebih dari itu

Time to heal…

In the middle of the storm.
I do not run from it.
I do not fight it.
I root myself into the earth.
I close my eyes and breath.
And when my soul is ready, i’m approach.
– Gerry Blue –