Bukanlah rindu yang menyakiti sampai membuat tulang-belulang terasa ngilu, sampai-sampai hampir dikira menyedot sum-sum tulang belakang.
Tapi cinta. Yang nyata namun tiada.
Yang hari ini menggebu tapi redup keesokan harinya.
Yang memaksa rindu harus selalu mempertanyakan keberadaannya.

View on Path

Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s