Gerangan, beri aku nama.
Yang mampu melukiskan semua desah yang diteriakkan oleh hasrat.
Beri aku nama.
Karena otak seketika lumpuh menjabarkan dirinya.
Sementara aku butuh nama.
Agar teriakan disela-sela sentuhannya ikut bermakna.
Agar helaan napas ditenggarai napasnya punya judul.
Beri aku nama, duhai Tuan yang memiliki semua darah kehidupanku.
Beri aku nama…,
beri aku nama

View on Path

Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s