Bagaimana mungkin Tuhan kehabisan cara menyatukan dua insan yang memiliki takdir yang sama. Sementara Dia-lah sang pemilik hati. Tak perlu merisaukan yang tak perlu dirisaukan. Sejatinya masa depan dan masa lalu tak jauh bedanya, semua hanya soal waktu.

View on Path

Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s