Hujan bulan Juni

“Apa yang kau suka darinya?”
“Tak ada.”
“Kupikir…”
“Aku suka rasa dirinya di diriku. Bibirnya di bibirku. Pahit seperti kopi hitam yang lupa kuaduk.”
“Jadi dia pahit?” tanyanya sambil meringis.
Wanita itu menoleh seraya tersenyum samar. Seakan merenung ia kembali berkata.
“Bukankah kau masih suka minum kopi hitam walau rasanya pahit?”
Dan pria di sisinya mengangguk mengerti. Sembari menyesap sisa kopi hitam miliknya.

-Goetary-

View on Path

Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s