Hujan bulan Juni

true love has a habit of coming back

98104-they-come-they-go-they-come-back

Lirih terdengar isak tertahan, serta nafas yang bergetar, ketika akhirnya lelaki itu bersuara. “Aku kembali.”

Hujan serentak bergemuruh bersama angin yang marah. Pepohonan miring kian kemari, dunia bergolak seiring keyakinan yang dimilikinya runtuh satu-persatu. Merebut yang paling berarti, yang juga menjadi satu-satunya pegangan yang ia punya sejak hari di mana dunia memaksanya menghadapi kenyataan dan menjadi orang lain. Berpura-pura bahagia ternyata tidak lebih menyiksa, daripada menyaksikan hidup mempermainkannya seperti angin bermain di antara celah pepohonan, menyiksa mereka karena harus bertahan hidup supaya tak tumbang di tengah badai.

-Goetary-

Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s