Mendadak dapet pertanyaan dari seorang sahabat lewat bbm.
Beliau bertanya pendapatku soal poligami. Entah kenapa rasanya pertanyaan ini cukup akrab akhir-akhir ini. Gak cuman dari temen perempuan, yang laki-laki juga ada yang nanya meskipun gak pernah digubris wkwkwk.
First of all, i’m not an antis. Rosul menganjurkan hal tersebut dengan perhitungan ini dan itu. Tapi kalau ditanya, apa aku mau di poligami? Hmmm… mari jawab pelan-pelan biar sama-sama seneng.
Aku bukan seorang yang anti dengan poligami. Banyak orang sukses dengan pilihan hidup seperti itu. Poligami bukan alasan sebuah rumah tangga tidak harmonis, bahkan bisa jadi hal itu justru menambah keharmonisan sebuah rumah tangga.
Menurutku, menjalani sebuah hubungan baik monogami maupun poligami, semua itu perlu niat. Jangankan untuk di madu, untuk mengambil keputusan memilih seorang pasangan yang akan menjadi teman berbagi sisa umur pun butuh banyak pertimbangan, yang akhirnya tetap harus melihat pada niatnya. Gak jarang pernikahan yang penuh cinta pada awalnya berakhir pada retaknya sebuah hubungan hanya karena mereka lupa niat awal mereka menikah. Dan tak jarang pula pernikahan yang keduanya sama-sama asing justru awet karena mereka memiliki niat yang sama.
Dan, untuk menjawab pertanyaan sahabatku. Jika engkau ridho dengan pilihan tersebut, dan Allah mengizinkan mengapa tidak? Yang penting niatnya. Apapun itu, luruskan saja niatmu, jika niat sudah baik in shaa Allah jalanmu pun akan baik 😊

View on Path

Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s