Aku bilang menyakitkan kehilanganmu.
Menatap langkahmu yang menjauh tanpa mampu melakukan apapun.
Aku ingin menahanmu disini.
Karena yang paling kutakuti adalah hari-hari ke depan tanpa dirimu.
Tapi orang lain pun kehilangan.
Parahnya lagi mereka ditinggal pergi tanpa peringatan.
Bahkan tanpa sempat mengucapkan selamat tinggal.
Karena itu aku tak akan mengeluh.
Aku akan bersedih sementara waktu.
Tapi setidaknya, dengan berpikir kau baik-baik saja di belahan bumi yang lain.
Aku tenang.
Jaga diri Sayang.
Untuk kali terakhir kutitipkan salam pada angin.
Semoga angin membelai malammu.
Dan berbisik sekali lagi di telingamu.
Aku cinta padamu.

View on Path

Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s