The little word i can’t tell you

Banyak yang ingin kukatakan padamu

Tapi tiap ucapan selalu menggantung di ujung lidah

Takut tergilas keluar

Takut keadaan memburuk

Aku juga sering merasa sendirian

Aku juga sering kesepian

Beberapa anggota keluarga tak pernah cukup mengisi rongga kosong tersebut

Namun bukan berarti aku tak bahagia

Mengapa posisi kami sering tergantikan?

Mengapa kesalahan kecil selalu membuatmu marah?

Padahal kami anakmu. Jika kau tak senang, jika kau benci, katakan saja

Supaya tak ada lagi kesalah pahaman diantara kita

Hal yang paling membuatku sedih

Bukanlah kenyataan bahwa kau tak pernah ada untuk kami

Melainkan setelah waktu yang kita lewati bersama

Akan selalu ada kemarahan di hatimu

Cuma hal sepele, Ma…

Kau menuduhku anak durhaka

Cuma karena piring yang tidak di cuci

Kau menyuruhku jangan pernah kembali ke rumah

Jika boleh, aku sangat ingin memarahimu, atau setidaknya mengacuhkan keberadaanmu

Tapi toh, aku tak bisa

Karena selain kenyataan kau adalah Ibuku

Aku juga mencintaimu

Aku berharap kau bahagia. Dengan sepenuh hati. Aku sungguh ingin kau bahagia

Kau pantas mendapatkannya Mama. Bukan karena itu yang kau inginkan

Tapi karena kau sudah memberi yang terbaik bagi kami semua

Dan Tuhan selalu adil. Dan Tuhan pasti menyayangimu.

Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s