Kau yang terbaik…

Sekali saja…

Aku ingin tenggelam dalam lautan cintamu yang tak berujung.

Lautan kasihmu yang tak bertepi.

Tanpa takut tenggelam. Tanpa takut terperangkap gelap.

Sekali saja…

Aku ingin memandangmu tanpa takut kau berpaling.

Aku ingin tertawa bersamamu tanpa kau tertawakan.

Sekali saja…

Aku ingin tahu apa cinta sejati itu.

Tanpa membuatmu pergi jauh.

Dan hari esok tiba secepat rembulan digantikan pagi.

Sekali saja…

Aku ingin mengucapkannya kepadamu.

Betapa aku mencintaimu. Betapa kau berarti bagiku.

Tanpa perlu melihat cibiranmu yang menyakitkan.

Sekali saja…

Aku ingin kau memilihku. Membuatku menjadi kebangganmu.

Tanpa membiarkan waktu memupus semua perasaan itu.

Tanpa mengijinkan seorang pun menggantikannya.

Sekali lagi. Sekali lagi saja.

Jadilah Ibuku yang dulu. Yang dulu kubanggakan.

Yang selalu bersedia mendekapku ketika hatiku sakit.

Yang selalu tersenyum saat mendengar namaku disebut.

Jadilah ibuku yang dulu.

Dengan masakannya yang paling enak sedunia.

Dengan senyumannya yang paling indah sejagat raya.

Dengan kehangatannya yang paling tulus di muka bumi.

Dan dekapannya yang selalu paling kurindukan.

Sekali lagi saja… supaya aku bisa mengatakannya kepadamu.

“Di dunia ini kau yang terbaik, Ma.”

Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s